55 persen anak dewasa yang berasal dari keluarga dimana orangtua tidak setia akhirnya menjadi curang sendiri
Sebelum Memutuskan untuk Mendua, Yuk Kenali Dampaknya Bagi Anak

Kisah Shafa Haris yang ramai di jagat media pada akhir tahun 2017 kemarin adalah sebuah renungan buat orangtua yang berani untuk melakukan sesuatu yang sangat merugikan bagi kehidupan rumah tangganya. Shafa merupakan remaja perempuan yang mendorong dan menjambak rambut perempuan dewasa di salah satu mall. Perlakuan Shafa bermula dari perselingkuhan yang telah dilakukan oleh ayahnya dengan seorang wanita, yaitu Jeniffer Dunn.

Kisah ini bukan satu-satunya yang terjadi, belakangan juga ramai sekali di media sosial tentang perselingkuhan seorang laki-laki dengan seorang wanita yang diketahui ternyata berstatus masih anak sekolahan. Tahukah kamu, jika anak-anak kita mengetahui orangtuanya berselingkuh, akibat apa yang bakal mereka dapatkan?

www.lisarothfus.com

Dilansir dari tirto.id, seorang psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani mengatakan bahwa ketika anak mengetahui langsung perselingkuhan orangtuanya, ia akan kebingungan. Selain itu, prestasi belajar mereka akan berkurang, depresi, berkurangnya percaya diri dan jadi berlaku kasar.

Sulit untuk mengetahui berapa banyak anak yang berada di tengah perselingkuhan, karena pasti orangtua yang berselingkuh akan sekeras mungkin untuk menyembunyikan hal tersebut. Jadi tidak mengherankan bahwa setelah anak mengetahuinya, mereka akan mengalami kemarahan, kegelisahan dan rasa malu. Banyak anak akan melakukan sesuatu di luar dugaan orangtua mereka, seperti mungkin salah satunya adalah Shafa Haris, dia berani melabrak selingkuhan Ayahnya.

https://fthmb.tqn.com

Psikolog Ana Nogales yang merupakan penulis buku Parents Who Cheat: How Children and Adults are Affected When Their Parents Are Unfaithful melakukan penelitian terhadap perselingkuhan dan hasilnya menunjukkan 75 persen anak-anak merasa dikhianati oleh orangtua mereka, 80 persen mengatakan bahwa hal itu mempengaruhi sikap mereka terhadap cinta dan hubungan, dan 70 persen mengatakan bahwa mereka percaya hal itu akan mempengaruhi mereka untuk mempercayai orang lain.

"Saya tidak mengatakan bahwa setiap orang melakukannya, namun 55 persen anak dewasa yang berasal dari keluarga di mana orang tua tidak setia akhirnya menjadi curang sendiri," Ujar Ana.

Jadi buat kamu yang sekarang adem ayem dengan pasangan, masih berani coba-coba melakukan perbuatan tersebut? Mari kita renungkan :)

Menurutmu?

Percakapan Facebook